Fadhli SpeaksOut LOUD! Photobucket

Senyummu... ayah.....  itulah jingle lagu dari sinetron keluarga(sinetron yang benar - benar khusus keluarga, gak boong loh).  Sinetron dnegan title Senyummu ayah, dengan sutradara Arswendo atmowiloto mungkin kita masih ingat dengan sinetron ini yang membooming karena jauh dari kesan kegalmoran seperti sinetron - sinetron lainnya.], maka Arswendo atmowiloto membuat lagi sinetron yang serupa.
    Sepertinya sang sutradara gemas akan kehadiran sinetron - sinetron yang marak, yang jauh dari kesan mendidik.  Dengan make - up yang berlebihan, serta akting yang Lebai(walaupun tidak selebai primetime).  Sinetron yang satu ini sangat sederhana, tapi dalam akan makna.  Sinetron ini sangatlah mendidik, dengan akting yang sangat natural, dan memberikan contoh yang baik.  contohnya saja ketika sang ayah pulang anaknya membawakan air dan menaruh sepatu ang ayah, dan tidak lupa salam, sungguh adegan yang memberikan contoh yang baik, tidak seperti sinetron - sinetron lainnya yang sarat akan percintaan remaja, yang malah dituruti oleh anak kecil, yang kebetulan menonton.
    Sinetron ini tidak juga mengada - ngada, masalah yang diceritakan tidak jauh dari masalah dikeluarg kita.  sayangnya sinetron ini ditayangkan di TVRI.  Saya menyayangkan karena TVRI sekarang cenderung kurang diminati oleh masyarakat.  Coba ditayangkan di TV swasta, mungkin akan se booming keluarga cemara.

Blog EntryAnggrek Yang UnikMay 10, '08 2:29 AM
for everyone
     Anggrek(orchid) selain terkenal akan keeksotisan bentuk dan warna, ternyata bunga yang banyak digemari ini menyimpan cerita unik. Pada Angrek spesies Ophyrs speculum melakukan penyerbukannya dengan bantuan serangga penyengat, Colpa Aurea.  Pada saat masa kawin sang serangga dewasa  keluar dari lubang di tanah.untuk melakukan perkawinan dengan betina.  Masa kawain serangga ini bertepatan dengan mekarnya bunga Anggrek.
    Bentuk Anggrek jenis ini memiliki kesamaan bentuk dengan betina, dan memiliki harum yang sama dengan yang betina.  Sehingga serangga yang belum berpengalaman membuahi pollen (tempat penyimpanan serbuk sari) yang disangakanya adalah sang betina, sampai bunganya habis dibuahi. Sang serangga membawa serbuk bunga anggrek, dan bunga anggrek tersebut terpolinasi oleh serangga.

bisa dilihat di sainssastralebon.blogspot.com

Blog EntryAsoy Besok Kulap Ke Seaworld!May 6, '08 10:30 AM
for everyone
Asik Besok kuliah lapangan ke seaworld plus ragunan
 Pusing Deh kuliah!

Pokoknya mo BEbasinKepenantan!

Blog EntryMy new blog at bloggerApr 26, '08 2:09 AM
for everyone
Visit my blog at http://sainssastralebon.blogspot.com/ blog tentang sains sastra populer!

Blog EntrySeminggu kemarin....Apr 6, '08 10:19 PM
for everyone

    Last week was the most tired weeks in this month.  Gila.... selama seminggu kemarin UTS nya susah2 banget, abis gituh bikin CD interaktif tugas embriologi tiap hari sampe jam 1 ato jam 2 malem, TEPAR.. dah pas di kul.


Blog EntrySusu sapi bikin gemuk?Apr 6, '08 10:04 PM
for everyone

      Susu sapi bikin gemuk? KTSP(KaTe SiaPe?).  Banyak asumsi dan pendapat orang awam yang salah menganai susu sapi yang dapat membuat gemuk. terutama kaum wanita yang menginginkan tubuh ideal.  Asumsi itu salah BESAR.  Dalam 100 g susu sapi terdapat kandungan Air sebanyak 88Gram (g), 61 kalori 3,2g protein 3,5 g lemak Ca 216 mg fosfor 102 mg fe 0,2 mg (diambil dari dasar - dasar Biokoima;Anna poedjiadi 2005) tuh kan kandungan lemaknya cuma 3,2 g. 
       Dibandingkan susu bubuk (skim) dari 100g terdapat Air dengan jumlah 3 g protein 19 g lem,ak 9 karbo 52, Ca(kalsium) 1300 Phosphor 1030 dan 362 kalori.  Jadi jangan takut minum susu sapi. ya.... biar sehat, dan gak terjangkit gizi buruk.

Blog EntryOrang Bule Ato Orang Indonesia Yang Paling Kuat?Mar 24, '08 12:49 AM
for everyone
     Coba tebak? orang Indonesia ato orang bule yang paling kuat?  Kalo fisik sih mungkin orang luar negri terlihat lebih kuat (coz mereka sadar akan kebutuhan gizi), Tapi ternyata orang Indonesia lebih kuat.  Loh kok, disaat begini( berita gizi buruk dimana - mana) masih bisa bilang orang Indonesia paling kuat.
    Maksudnya kuat, kuat terhadap bakteri dan mikroorganisme(imun).  Orang Indonesia lebih kebal terhadap berbagai bakteri, dikarenakan di negri yang kaya ini, kaya akan mikroorganisme.  Kenapa kita bisa kaya  akan mikroorgansime? dikarenakan keadaan iklim tropis di negri kita yang hanya mengalami dua musim, jadi mikroorganisme bisa hidup dengan perubahan suhu yang relatif tidak terlalu signifikan dibandingkan di negara - negara yang mengalami empat musim.

Blog EntryJerit ExactaMar 9, '08 5:47 AM
for everyone

jerit exacta

aku terjebak, terperosok
dalam lubang kepastian
(walaupun sebenarnya kepastian yang tentatif)
terperangkap dalam kelinieran
(kelinieran yang abstrak)

bak diulur
ditarik dan diulur lagi
antara keluar dari lubang itu
dan tidak

nyatanya aku masih terjebak
dalam perangkap itu
Yang diberikan racun - racun gas
agar aku terpola
dalam garis lurus yang runtut

Nyatanya juga aku menghirup gas ituu
bak morfin yang melayangkan kita
nikmat, candu aku akan hal itu

tapi paruh  hati lain
meronta, menyerang balik
sakit aku
nikmat, mashokis aku akan hal itu

bandung 30/01/08


Blog EntryMeredaMar 9, '08 5:47 AM
for everyone

mereda

mendung, merundung, membendung
murung, terkurung, terkepung
muram,temaram,suram

mendung, memutih, mereda
senyum, menggulum, melengkung
ceria cahaya, berwarna
ah... pelangi datang

4maret 2008


Blog EntryHamba rinduMar 9, '08 5:36 AM
for everyone

Allah
Hamba rindu
Pada pertemuan yang dikumpuli
malaikat - malaikat
Pada lingkaran kebajikan
Pada senyum sejuk
senyum surga - Mu

Allah
Hamba rindu
Pada lagu syahdu
shalawat rasul
dan langgam kitabmu
di majelis malaikat-Mu

Allah
Hamba rindu
Bertandang ke rumahmu
bershaff bersama malaikat-Mu
menggumamkan dzikirku pada-Mu


Blog EntryLast night on kickandyMar 9, '08 5:32 AM
for everyone

               Kamis kemarin, ketika nonton kickandy saya teringat cerita lucu di masa kecil.  Ada tetangga yang menanyakan kepada saya
"Fadhli kamu mau kemana? kok pake bajunya rapih amat?"
"mau ketemu si komo" Dengan polosnya saya menjawab.
Sekilas pengalaman hidup saya mengnai obsesi masa kecil saya bertemu dengan tokoh boneka idola saya, yaitu si Komo .  Emang tentang apa sih kickandy episode kemarin? Pada hari kamis yang lalu Kick Andy ngebahas tentang acara - acara anak - anak yang dahulu pernah ada, plus pengisinya.  mungkin masih inget dengan acara boneka unyil dengan tokoh - tokoh lainnya seperti pak ogah, pak raden dkk.  da juga si komo, dompu belu,ulil, viko.dan juga Tongki ka susan dan Ria enes.
           Kamis yang lalu di kickandy mangulas tentang acara anak - anak yang dulu sempet ada, dan tayangan tersebut sangat bermuatan pendidikan untuk anak.  Yang sayangnya sekarang hampir tidak ada.(sungguh memprihatinkan memang, melihat anak - anak sekarang yang lebih menyukai acara -acara yang sebenarnya untuk konsumsi dewasa, yang bermuatan kekerasan bahkan sex.
 Semoga dengan tayangan kickandy, membuka hati para seniman, baik itu penyanyai, pencipta lagu, pembuat film, produser tv untuk membuat lagu,acara, film mengenai pendidikan untuk anak - anak.


Blog EntrySeminggu kemarin....Mar 5, '08 8:52 PM
for everyone
    Uh sibuk banget deh, mingguy kkemaren......ngurusin BFUB, LCTB ow sibuk pisan..... jadi jarang nge blog. 

Blog Entryoh my god!Feb 17, '08 3:18 AM
for everyone
  Oh my god! gw ngeliat flyer didepan warnet tadi sebelum masuk, Flyer launching film indie temen gw!!!!!!!si Argin Hasta and kembarannya Argan Hasta nugraha!. Man!!!!! apa yang gw lakuin sementara temen gw dah bikin sesuatiu, da gw sibuk berkutat oleh kuliah dan organisasi tapi belum menghasilkan apa - apa? ovel gak beres duh jadi malu!

Blog EntryDunia medula (cerpenku kasih komentar ya...)Jan 27, '08 3:26 AM
for everyone

Dunia Medula


    Uh... rasanya kepalaku ini pusing. Aku sudah tak tahan lagi. Pecahkan saja kepalanya biar ramai. Kata – kata itu terus menggangguku. Aku tak bisa menahannya. Sekarang seolah – olah kata – kata itu adalah komando dari seorang jendral yang diktator. Jika tidak dituruti maka hilanglah nyawa. Aku mulai mencari apapun yang bisa kugunakan untuk memecahkan kepalaku ini. Palu, tak mempan, botol – tak mempan, batu bata – tak mempan, dan tampaknya seluruh perabot rumah telah kupakai untuk memecahkan kepalaku. Hinga tersisa linggis. Duk. Oh tampaknya aku mulai merasa tenang.... tenang... dan tenang. Aku sudah tak bisa menahan rasa untuk menutup mataku ini dan aku terjatuh. Entah dimana.

Tiba – tiba aku tersadar. Tampaknya disebuah kamar. Aku tidur di tempat tidur serba putih. Ranjangnya, kasurnya, bantalnya, selimutnya dan lain – lain semua serba putih. Aku masih merebahkan diri di tempat tiduryang serba putih ini. Dan memandang ke atas. Nampaknya kamar ini tak memiliki langit – langit. Aku seolah – olah terbaring di sebuah gedung yang tinggi. Langit – langit yang kupandang sangatlah tinggi hingga menembus batas cakrawala.

Aku terbelalak kaget ketika aku melihat ikan Manta ray raksasa yang melayang bagaikan kelelawar melesat kesana kemari seolah – olah sedang menari akrobatik. Menukik dan meluncur ke arahku aku ingin menghindar. Teatapi ikan manta itu sangat cepat seperti pesawat jet yang hendak bunuh diri menabrakan diri ke arahku.

Aku hanya bisa menutup mata dan kubuka lagi kedua katup mataku ini. Ikan manta itu menukik ke arah lain. Pergi ke suatu tempat. Dan aku tidak melihat ikan pari manta saja yang melayang aneh. Aku melihat seekor kura – kura, paus dan lumba- lumba melintas. Dan ada PENYELAM! Lengkap dengan tabung gas dan pakaian renang. “HEI PAAAAK!!! Taukah kau dimana aku ini?????” aku berteriak ke arahnya. Lalu ia mendekat ke arahku. Dan melihatku seolah aku hanyalah hewan Coelonterata yang unik. Mungkin aku disangka seekor Ubur –ubur. Atau Physalia peligica atau semacamnya yang nampak aneh baginya.

Ma’af bolehkah aku bertanya dimana aku ini?” aku mengulang pertanyaanku dengan nada yang pelan dan tidak berteriak. Nampaknya penyelam itu hanya melihatku sebagai makhluk yang lebih aneh dari ubur –ubur. Dan ia pergi begitu saja. Seolah olah menganggapku tidak aneh, dan mencari ubur- ubur yang lebih aneh.

Lalu kulihat sebuah bayangan besar yang tampak seperti awan mendung menutupi sinar matahari. Kepalaku mengadah ke atas tepat 90o, tak percya memandang peristiwa yang aneh dan ajaib ini, sebuah kapal layar yang besar sekali. Seperti yang ada di film – film bajak laut. Gagah sekakli. Megah. Dengan meriam – meriam besar di sisi – sisinya, dan kulihat layar membentang tampak siap mewadahi angkasa.

Krek krek.... jangkar raksasa turun tepat di depan mataku. Tepat satu sentimeter di ujung jari kakiku. Aku masih terkagum – kagum melihat jangkar yang luar biasa besarnya. Lalu terdengar bunyi krek ... krek... lagi. Dan aku menaiknya karena siapa tahu di kapal sana ada orang yang bisa menjelaskan mengenai tempat yang aneh ini.

Aku duduk di lengkunagn jangkar yang biasanya mengait kepada batu karang. Lalu jangkar raksasa naik perlahan – lahan seperti lift. Semakin ke atas aku semakin menemukan banyak kenaehan. Ada gajah yang tampaknya melangkah di atas jalan yang tak terlihat. Jerapah dengan totol berwarna – warni. Kelinci – kelinci yang bersepeda, anjing yang mengeong, dan kucing yang menggonggong mengejar anjing.

Lalu semakin ke atas tampak segumpalan awan. Dan kulihat ikan terbang terbang meliuk, terbang kesana kemari. Dan pelangi yang dipakai sebagai seluncuran bagi anak – anak monyet. Ugh dunia apa ini? Kepalaku bisa lebih sakit jika aku terus berada disini.

Lalu tampaknya sebentar lagi akan sampai. Cakrawala telah kutembus. Tetapi kupandang langit tetap saja menjulang tinggi. Jika ini gedung maka gedung apa ini? Setinggi apa gedung ini? Tampaknya akan kutanyakan nanti jika aku bertemu seseorang di kapal layar sana.

Tampaknya akan kutnyakan kapal apa ini? Jika aku bertemu seseorang nanti. Karena kulihat hamparan padang rumput yang luas. Hal abnormal apa lagi yang kutemukan. Lalu kutemukan seorang anak kecil berkerudung merah, berambut hijau dengan baju oranye dan rok biru Dia memabwa keranjang (tampaknya anak ini tidak bisa meadu madankan baju) dan mata yang berwarna perak.

Hai tahukah kamu anak kecil, tempat apa ini?” aku bertanya kepada anak itu. Namun ia menjawab dengan lambaian tangan seolah – olah mengajakku pergi ke sebuah tempat. Dan kudengar nyanyian yang sangat merdu, aku ikut bersenadung. Karena lagu yang dinyanyikan adalah lagu kesukaanku. Over the rainbow.

Somewhere over the rainbow. Way up high..... sambil bersenandung aku mengikuti anak itu pergi. Aku sempat kehilangan punggung anak itu untuk kuikuti. Tetapi tampaknya aku diberi firasat untuk selalu bisa menemukan anak itu. Semakin lama orang yang bersenandung lagu over the rainbow semakin terdengar jelas. Sepertinya anak itu ingin mengajakku menemui seseorang.(dan aku menduga orang yang ingin dipertemukannya denganku adalah orang yang bersenandung lagu itu).

Benar saja. Seorang wanita dengan baju putih gading, bermata biru sedang duduk di batu yang besar dan bersenandung sangat anggun. Lalu kedatanganku dan anak kecil tadi, membuyarkan nyanyiannya. Lalu wanita yang berumur sekitar 25 tahun itu mlihatku dengan manis.

“ma’af aku tersesat, dan aku ingin pulang. Tahukah kau kemana jalan keluar dari tempat ini?” Aku sudah tak berhasrat menanyakan tempat yang aneh dan membuatku pusing ini.

Wanita itu tersenyum. “Kau mau keluar dari tempat ini?” lalu aku mengangguk mantap. “kau hanya perlu memikirkannya untuk tidak berada di tempat ini, itu saja” Seolah – olah memberikanku teka – teki yang harus kujawab wanita itu lalu pergi melangkah bersama anak itu. Didalam keranjang anak itu terdapat banyak mahkota bunga yang berwarna – warni, ditebarkan seenaknya. “Hey tunggu. Aku ingin kejelasan! Bagaimana aku bisa keluar dari tempat ini?. Ini tempat yang aneh bagiku!” heuh aku sangat lelah memikirkan ini.

Wanita dan anak itu menghilang. Ah... mungkin wanita itu menyuruhku mengikutinya dengan mengikuti jejak bunga yang ditaburkannya. Mahkota –mahkota yang tampaknya dari berbagai bunga jenis Orchidaceae kupungut. Sayang sekali bunga semahal ini dibuang begitu saja. Kupungut, lalu tidak kubuang tetapi kumasukan dalam saku piyamaku. Terus – terus lalu terus kupunguti, tidak sadar aku berada dipinggir jurang, menyebrangi sungai, membuka jalan dihutan rimba, berjalan diterik panasnya padang pasir, aku terus berjalan memnguti mahkota orchidaceae tu.

Hingga akhirnya aku sampai di sebah tempat. Pasar. Ada makanan. Aku sudah tidak makan berhari – hari pastinya aku lapar. Kucari tukang daging tampaknya akan sangat sulit bagiku menemukannya, karena banyak orang – orang ang tinggi dan tampak tidak ramah ke di pasar ini. Semua berwajah cemberut. Aku jadi enggan bertanya pada orang – orang ini.

Aku berjalan, menapaki jalan yang sesak penuh orang – orang yang tiinggi badannya dan terlihat dari air mukanya mereka orang yang tinggi hati pula. Mereka tampak menganggapku rendah. Bukan karena tinggik badan tetapi mereka mengganggapku sebagai kasta terendah. Lalu aku menemukan kedai makanan yang tidak seramai ditempat yang lain.

Wangi aroma makanan yang sedang dimasak menggelitik hidugku, membocorkan bendungan air liur. Tebayang makanan yang enak dan nikmat yang bisa memanjakan lidah. Uh wangi daging dengan bumbu merica sangat menyengat dan menusuk lambungku. Perut sudah perih, bak disayat silet dan disirami cuka. Wanginya yang menggoda, menyeretku untuk melihat kedai makanan. Meskipun aku tidak punya tetapi aku tetap saja akan datang. Tak ada uangpun tak masalah, mungkin dengan melihat dan mencium wanginya lebih dekat akan sedikit menghibur perutku yang butuh hiburan.

Tidak, menciumnya saja membuatku semakin tersiksa. Aduh sakit. Sakit yang tak tertahankan. Kulihat ada anak muda sedang makan daging itu dengan lahap. Semakin sakit saja lambungku ini oleh zat HCL yang diproduksi karena dirangsang melihat hal yang seperti itu. Pemuda itu menatapku balik.

Lalu tiba – tiba datang dihadapnku menghalangi pemandanganan di depan kedua mataku, seorang lelaki gempal, dengan alis tebal dan menyatu, seraya menggengam sebilah pisau besar di tangan kanannya. “Mau apa kau kemari?” Tanyanya dengan suara membentak. Aku sedikit mundur darinya. Karena jarakku padanya terlalu dekat, dan aku khawatir sebilah pisau itu akan menancap di kepalaku, atau menebas leherku, dan menjadikan dagingku sepiring steak. Bulu kudukku merinding takut akan sosok pria yang terlihat sangar itu.

“ma’af aku hanya ingin memakan daging, itu saja” lalu aku sedikit menunduk karena takut melihatnya, apalagi dia memainkan pisau ditangannya, itu yang membuatku ngeri. “kau punya uang?” aku menggeleng dengan ketakutan. “hai orang asing, tahukah kau peraturan disini?” aku hanya diam tak menggeleng tak melihat ke arahnya tetapi melihat ke arah tanah. “ Jika kau ingin sesuatu, kau tidak dapat mendapatkannya Cuma – Cuma, harus ada yang kau korbankan” pria itu menekankan intonasinya pada kata Cuma –Cuma. Sebenarnya aku tahu perautarn itu. Peraturan yang universal yang berlaku di tempat manapun dan kapanpun. No pain No gain. Hanya saja aku takut

Tangannya yang besar mendorangku ke belakang, menjauhi tempat kedai makannanya. Tapi, perutku lebih lapar dari yang kukira. Dan karena laparnya itu aku sudah tak tahan dan ingin makanan. Aku kan melakukan apapun untuk makan. Kepalaku mengadah kembali dan memanggil sang pemilik kedai.

Tuan, tolonglah aku, perutku kelaparan sekali! Aku mengahmpirinya dan memasang wajah sememelas mungkin. Berharap membuat hatinya luluh. Namun tetap saja masih dibalas dengan wajahnya yang masam. “Sudah kubilang tak ada uang tak ada makanan!” Aku hampir saja menyerah. Tapi ini demi kelangsungan hidupku. Aku takkan pulang jika perutku kosaong, mungkin esok aku kan mati kelaparan.

Tuan kumohon...” aku berlutut dihadapannya, demi sebuah senyuman yang kuharap tersungging dimulutnya. Wajahnya tak secemberut tadi. Sudah kubilang tidak ada uang tidak ada barang.” Tuan... kumohon, aku hanya punya sekantung mahkota bunga Orchidaceae di sakuku. Tolonglah tuan.

Apa kau bilang? Sekantung mahkota bunga Orchidaceae?” sang tuan pemilik kedai itu kaget, ketika aku melihatkan beberapa helai mahkota bunga. “Hahahaha.......” sang pemilik kedai itu tertawa seraya berkacak pinggang. “ tampaknya ini tak bisa dijadikan alat pembayaran. Aku seperti orang yang gila, mengatakan aku hanya bisa menukarkan makanan dengan helaian mahkota bunga.

“Kau ini bodoh sekali.....” dengan wajah yang ceria pemilik kedai itu berkata, dan itu membuatku heran. Pelayan, siapkan ruangan khusus untuk tamu spesial ini, dia membawa sekantong mahkota bunga!” Lalu aku dibawanya ke ruangan spesial di keainya. Semua pelayan berjejer, saling berhadapan di atas karpet merah menuju pintu ruangan spesial yang bertatahkan emas dan berlian. Lalu membungkuk kearahku seolah aku sang raja. Dan benar – benar aku seperti raja ketika aku memasuki ruangan itu.

Mungkin kau bingung orang asing, tetapi mahkota bunga adalah alat pembayaran di negri ini, dan mahkota bunga jenis orchidaceae adalah yang paling mahal.” aku kaget mendengarkan perkataannya. Entah aku yang gila, atau negri ini yang gila? Masak ada alat pembayaran berupa mahkota bunga. Yang kutahu mahkota bunga hanyalah sebagai hiasan saja. Jiak berguguran hanya menjadi sampah yang kan membusuk.

Tapi pertanyaan itu sirna, ketika aku menikmati tiap gigitan makanan yang dihidangkan. Daging ayam panggang yang dimasak dengan bumbu rempah – rempah, daging sapi yang dimasak menjadi steak, buah – buahan dari penjuru dunia, dan beberapa minuman yang menyegarkan tenggorokan. Ah sungguh surga dunia ini ada di ruangan spesial kedai makanan.

Datang penari – penari perut dari negara timur tengah sambil membawa makanan penutup. Lalu semua orang berlari – larian. Seperti dikejar sesuatu. Dan aku yang masih menikmati hidangan masih duduk di bantal ala timur tengah melihat keanehan yang lagi lagi terjadi. Sekerumunan orang bak banteng yang pergi berlari dikejar sesuatu meroobohkan dinding – dinding ruangan VIPku. Aku menjadi tahu mengapa mereka berlari tunggang langgang, setelah kedatangan sekelompok raksasa bermata satu, melahap mereka.

Kontan akupun lari mengikuti mereka, berlari tak tentu arah. Sampai akhirnya aku kelelahan, dan banyak orang menyusulku, atau aku yang terlalu lamban mengejar mereka? Entahlah. Nafasku habis karena melangkah – terus melangkah, hingga akhirnya semua orang sudah berada didepanku, aku berlari sekuat tenaga, tapi tak bisa kukejar mereka, dan aku meraskan getaran yang semakin lama semakin terasa hebatnya getaran tersebut.

Bak terkena gempa bumi, aku melangkah sempoyongan. Dan terjatuh. Hingga akhirnya aku merasa bajuku ada yang menarikku, atu aku tersangkut sesuatu. Ketika kepalaku menoleh ke belakang, ternyata tangan seekor raksasa bermata satu itu telah mencubit bajuku. Dan mulutnya telah siap melahapku. Oh tidak! Aku kan mati di perutnya! Terurai oleh HCL di lambungnya, Dan menjadi kotoran dari raksasa itu.

TIIIIDAAAAK!!!!!!!!.......” aku berteriak kertika raksasa itu menelanku. Aku beruasaha memegang gigi – gigi yang sebesar batu di sungai. Di gigi geraham belakangnya aku berhasil memegang gigi geraham bagian belakangnya. Tetapi tanganku tergelincir, dan aku hampir masuk ke dalam kerongkongannya jika aku tak bergelantung di amandelnya. Fiuh... hampir saja. Kerongkonganku tampak seperti jurang yang berbentuk saluran.

Aku terus memegang erat amandelnya itu. Terdengar suara deheman keluar dari pita suaranya. Tepat berasal dari bawah. Oh ya, aku punya ide, jika ku goyang – goyangkan amandelnyaitu pasti dia akan muntah. Tanpa kupikir panjang, lalu aku berdiri diatas pangkal lidahnya, dan menarik amandelnya itu keatas dan kebawah. Lalu yang terjadi adalah goyangan yang terjadi didalam mulut. Lalu getaran yang beasal dari kerongkongan datang, dan getarannya seperti getaran air bah yang kan keluar.

Benar saja. Yang keluar adalah isi perutnya yang belum sempurna ketika dicerna. Lalu aku keluar bersama muntahan itu yang menjijikkan. Dan sang rakasas memuntahkanny ke sungai yang deras. Sungai yang sangat deras, hingga aku tak sempat untuk mengambil posisi berenang. Aku hanya bisa merelakan tubuhku terbawa arus. Hingga kusadari ada air terjun diujung sungai, aku berusaha sekuat tenaga untuk berenang tetapi, apatah daya tubuhku tak bisa melawan arus, tapi aku harus bisa. Ku harus hidup, aku tak mau mati di tempat yang aneh ini.

Tetapi tetap saja aku tak bisa. Aku hanya bisa pasrah. Biarlah aku terbawa arus. Biarlah air membawa jasadku sekehendak mereka, biarlah... ah biarlah. Dan aku terjun ke dasar sungai yang berada di bawah air terjun. Terjun bagaikan melayang ke sebuah tempat yang takkan berujung. Terjun dan semua darahku naik ke atas melawan gravitasi.

Byur!!! Aku di bawah air, melayang, entahlah, aku lelah biaralah aku mengapung tanpa nyawa. Dan ada sesuat yang menarikku ke atas. Sebuah tongkat yang mengaitkanku keatas perairan. Aku tetap memejamkna mataku, yang sebenarnya menunggu akhir hidupku. Bukankah aku memang ingin mengakhiri hidupku sejak awal? Sejak aku memukul kepalaku, dan tak tahunya tempat aneh ini menyiksaku.

Tapi tetap saja hidup. Aku seperti seekor kucing yang meiliki 9 nyawa, yang baru kuketahui hari ini. Dan kubuka mataku kulihat wanita yang kutemui sedang duduk diatras batu. Entahlah apakah harus kusukuri keselamatanku atau tidak, ketika aku bertemu wanita itu lagi, dan juga anak kecil yang tadi memegang keranjang beriosi mahkota bunga yang dijadikan alat pembayaran makananku.

Wanita itu tersenyum, melihatku tersadar. “kenapa kau tersenyum, apa yang lucu dariku? Apakah di negri ini orang yang aru dikejar raksasa dan tercebur ke dalam sungai yang mengalir menuju air terjun adala hal yang luca?” Sudah lah hentikan aku sudah cukup muak, ambilah nyawaku!! Aku tahu kau adalah sebenarnya malaikat maut yang menyamar menjadi perempuan aneh, yang hanya ingin menyiksaku sebelum mautku datang, maka ambilah! Cepat!’ aku marah tetapi lemas menyerah.

Lagi – lagi wanita itu tersenyum lagi. Namun diiringi kata – kata. “sudahkakh kau belajar hari ini?”

Apa maksudmu? Belajar? Belajar bagaimana? Apakah di negri ini belajar adalah ketika kita dikejar- kejar oleh raksasa? Kuharap kau tak memberiku teka – teki lagi! Aku mau jawaban!”

Untuk kesekian kalinya wanita itu tersenyum. Dan memberikan sebuah cermin besar sebesar anak kecil yang membawakannya hingga menutupinya. Lalu terlihat sesosok tubuh yang tertelungkup lemah, menjijikkan, kotor, kusut dengan naju yang compang – camping. Wajahnya begitu kuyu. Baju yang compang camping itu bajuku, tetapi wajahanya bukan wajahku.

“Lihatlah dirimu, itu dirimu, sang wanita itu berbisik ke telingaku seoalh – olah membaca hatiku yang menolak wajah itu. “begitu kuyu, tak berdaya, penuh rasa frustasi, bahkan tak berbeda dengan raksasa yang mengejarmu tadi”.

“Lalu kenapa? Jika aku seperti itu?”

Wanita itu mendelik, bukankah itu yang sebenrnya tidak kau mau?” ya aku tak suka wajah itu, rasa depresi yang sangat terasa ketika aku melihatnya. Dia – wajahku yang seperti mayat hidup, ya aku tak suka dengan keadaan ini, aku ingin berubah dibalik rasa ingin matiku ini.

Tapi bagaimana aku berubah sekarang?” aku berdiri dan bertanya kepada wanita itu, yang lalu menatapku dalam. Seperti yang pernah kubilang di awal pertemuan kita bertemu. “ kau hanya perlu memikirkan tidak ada ditempat ini, kau hanya perlu memikirkan tidak akan lagi berajah seperti itu”.

“Aku......”

“Ssst...” wanita itu menempelkan jari telunjuknya ke arahku. “pejamkan matamu, tarik nafas dan pikirkanlah dengan tenang, sebuah wajah seperti yang kau inginkan.”

Aku menurutinya, sebuah wajah yang ceria, dengan senyuman yang indah, dengan pakaian yang bagus, rapi dengann warna yang cerah. Seperti yang kupikirkan sesosok pemuda tampan bak pangeran kerajaan tampak berseri di cermin itu. Lau kuraba wajahku ini, dan cermin itu juga memantulkan pangeran yang memegang wajahnya. Aku puas atas yang telah kualami hari ini.

Lalu anak kecil itu membalikkan cerminnya dan di cermin itu adalah sebuah pintu menuju jalan pulang.


Blog EntryPuis lilin kecilJan 27, '08 3:22 AM
for everyone
Lilin kecil
dengan cahayanya yang juga kecil
meredup tertiup angin
tetapi tetap berkobar
melelehkan lilin yang semakin kecil
dengan cahyanya yang juga kecil
menerangi ruangan yang tak kecil
tertiup angin
dan padam
meninggalkan asap yang kecil
gelap.

Blog EntryLast Night On Kick AndyJan 3, '08 11:46 PM
for everyone

Yuph, seperti biasa, hari kamis jam 10 malem acara yang gak boleh kelewat(sampe rela begadang) KICK Andy.  Si mas Anyd Yang kribo kali ini ngebahas tentang Isu Global warmin dibuka dengan Intermezzo Al Gore, yang memberikan pidatonya mengenai pemanasan global yang mengancam kehidupan di bumi, alalu tokoh pertama yang dibahas oleh Mas Andy ini adalha seorang anak yang bernama Maria Joani, seoran anak kecil berumur 10 tahun yang sudah peduli dengan lingkungannya, dan mendapatkan PIN ozone heo yang didapatnya karena ia protes akan box makanannya yang terbuat dari stirofoam di acara mengenai kepedulian lingkungan hidup. lalu ada yang paling menarik adalah bang Idin seorang warga betawi asli yang sangat peduli lingkungn sekitarnya dengfan menjadikan bantaran kali(yang saya lupa namanay) dui jakarta.  Pada awalnya beliau dianggap orang gila ketika beliau menananmi tanaman di bantaran kali tetapi usahanya berbuah berbagai penghargaan dari berbagai LSM dan departemen lingkungan hidup.

Ini membuktikan bahwa kita bisa melalkukan apapun, dari yang terkecil untuk mencegah [pemanasan global. SEDIKIT TETAPI BERART BANYAK. LETS GO GREEN!!!


Blog EntryWho want to be a superheoJan 3, '08 11:18 PM
for everyone
  I just watched the reality show last night.  Acara reality yang menurut gue unik, "who Want to be super hero yang ditayangin di trans7. I think every contestan is FAKING themselves.  Ya pretendeing being a good hero (just my opinion). Gak ada yang bener -  bener ingin jadi super hero.  Gw pikir cuman kontes manusia bodoh yang pake kostum.  Harusnya mereka nyadar, jadi pahlawan itu gak harus pake kostum yang super bodoh and nama superhero yang harus dirahasiakan,l ada monkey woman, fat momma, major victory, feedback,lemuira,Tyveculus. jadi mahatma gandhi,Nabi muhammad,Soekarno,jend Soedirman, Tjoet nyak dien,Kartini,gak pantes disebut pahlawan karena mereka gak pake kostum?
but I love to watch the people who fake themselves, coz i'm sure in their real live, they won't use that fool name, with the costum.(yeah it just reality show, it's showbiz).

Blog EntryMenjelang Tahun 2008Dec 29, '07 2:39 AM
for everyone

tutup tahun 2007
merupakan tutup buku kita atas dosa di tahun ini
segala dosa telah tercatat di tahun 2007 ini
tinggal kita merefleksikan dosa - dosa kita
dan merenungi kesalahan yang diperbuat
karena tutup pembukuan bukan hanya untuk dicatat saja
tetapi sebagai bahan rujukan untuk pembukuan yang baru,agar tidak terjadi lagi hal yang sama.

pembukuan baru, bukan berarti kerugian yang baru
tetapi keuntungan yang baru yang harus diraih,
agar perdagangan mengalami kemajuan

begitulah konsep keuntungan yang sebenarnya
bukan omzet yang besar, dan pendapatan yang sama besar setiap tahunnya.
tetapi menjadi lebih baik di hari esok.

selamat tahun baru
mohon maaf atas segala kesalahan yang telah diperbuat.

 

dikutip dari quotes2888.multiply.com


Blog EntryPengalaman ke pameungpeuk.Dec 22, '07 11:47 PM
for everyone

   duh seminggu yang lalu, gw baru aja ngerasain namany kuliah lapangan botani cryptogamae.  Huuh sugan teh pameung peuk teh gimanaa gituh,(terpencil maksudnya) taunya ia terpencil banget alias di ujung pantai jawa barat. euh....... cape deh......

Perjalanan 6 jam bo!!! udah jalannya berliuk - liuk kayak uler, mendaki gunung melewatu lembah,sungai mengalir indah, ke samudra(alah ninja hatori pisan) pokoknya nmasih asri pisan.

Dan besoknya gw langsung ngamatain alga.  tau gak surutnya tuh edan - edanan pisaaaan... pooool...... subhanallah ya Allah endah pisan....... gw bisa sampe ke tengah laut coz panatinya lanadai banget.  Ntar deh gw pampang fotonya.


Blog EntryGusdur on KickAndyNov 17, '07 1:02 AM
for everyone

      Kamis malam, selalu biasa gw langsung nonton acara keren banget, talkshow favorite gw(I hop I can be there) karena butek banget besoknya mo UTS gw nonton Tv. and turn the channel to Metro tv and watch tmy favorite talkshow.  Nad gak nyangka tokoh yang lagi dibahas adalah GusDur. UTS tinggallah UTS yang penting gw nonton acara yang gak boleh gw lewatin apalagi Gusdur yang jadi bintang tamunya.

      Seperti biasa kacanata dan gerakan hidungnya has ditambah lagi humor - humor kocak ala gus dur yang bisa membuat orang tertawa terbahak - bahak.  Ketika mas Andy bertanya tentang di akhir penurunan masa jabatannya gus dur keluar dengan baju putih dan celana kolor.  Kenapa Gus dur melngenakan pakaian yang terkesan asal - asalan tersebut.  kzarena beliau baru saja selesai berolahraga.  Dan katanya beliau kan telah lungsur jadi presidan.

Begitu banyak hal yang kontroversial yang diutarakan oleh GusDur,mengenai kenapa beliua banyak pergi ke luar negri,mengenai siapa yang menurutn7ya menjatuhkannya, dan lain - lain. pokoknya you should watch this talkshow! it's very worthed.  And ada Gus Pur Juga loh!!!

buka


Pages:1234
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help